PUSAT PENDIDIKAN TERITORIAL

"PENCETAK PRAJURIT TERITORIAL YANG BERMORAL, BERWAWASAN & BERTANGUNG JAWAB"

Rabu, 10 Juli 2024 14:07

SELAMAT DATANG DI WEBSITE PUSDIKTER PUSTER TNI AD - MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANNYA - SAAT INI WEBSITE KAMI MASIH DALAM PENGEMBANGAN - BILA ADA SARAN DAN MASUKAN SILAHKAN SAMPAIKAN MELALUI FORM DIBAWAH

SEJARAH BERDIRINYA PUSDIKTER

Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter) adalah eselon pelaksana di tingkat Pusterad yang berkedudukan langsung di bawah Danpusterad.

Spontanitas rakyat Indonesia dalam perjuangan merebut dan menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945, merupakan puncak semangat juang rakyat untuk membebaskan diri dari penjajahan dan penindasan di muka bumi Indonesia.

Dalam perjalanan sejarah terlihat jelas bahwa semangat kerakyatan, kesemestaan dan kewilayahan timbul secara spontan saat menghadapi agresi militer Belanda II yang terkoordinir di bawah kepemimpinan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada. Pada waktu itu Angkatan perang Indonesia disusun dalam Batalyon Mobil dan Batalyon Teritorial. Batalyon Teritorial mengadakan penjagaan Kabupaten dan selanjutnya menyebar menjadi inti dari Gerakan gerilya rakyat ke bagian daerah yang lebih kecil seperti distrik dan onderan (kecamatan). Gelar inilah yang menjadi cikal bakal Komando Teritorial yang pada saat ini dikenal dengan Komando Kewilayahan yang meru[pakan gelar kekuatan TNI AD.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Nomor Kep/8/II/1989 tanggal 23 Februari 1989 tentang organisasi dan tugas Pusdikter, maka disahkan berdirinya Pusdikter pada tanggal 4 April 1989 yang sekaligus menjadi Hari jadi Pusdikter.

Seloka Pusdikter “Viyata Satrya Nagara Bhakti” yang mengandung arti tempat mendidik prajurit sejati untuk berbakti kepada negara dan bangsa dalam mencapai cita-cita nasional.

Pusdikter selaku Lembaga Pendidikan sepesialisasi Teritorial mempunyai peran dan fungsi yang sangat menentukan dalam membentuk dan mengembangkan kualitas SDM agar memiliki sikap dan perilaku, ilmu pengetahuan, keterampilan dan jasmani yang samapta agar mampu melaksanakan tugas aparat teritorial sekaligus kader di satuan Kowil yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia

Teddy Arifiyanto S, S.I.P., M.M., M.Han

Kolonel Inf

SEJARAH BERDIRINYA PUSDIKTER

Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter) adalah eselon pelaksana di tingkat Pusterad yang berkedudukan langsung di bawah Danpusterad.

Spontanitas rakyat Indonesia dalam perjuangan merebut dan menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945, merupakan puncak semangat juang rakyat untuk membebaskan diri dari penjajahan dan penindasan di muka bumi Indonesia.

Dalam perjalanan sejarah terlihat jelas bahwa semangat kerakyatan, kesemestaan dan kewilayahan timbul secara spontan saat menghadapi agresi militer Belanda II yang terkoordinir di bawah kepemimpinan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada. Pada waktu itu Angkatan perang Indonesia disusun dalam Batalyon Mobil dan Batalyon Teritorial. Batalyon Teritorial mengadakan penjagaan Kabupaten dan selanjutnya menyebar menjadi inti dari Gerakan gerilya rakyat ke bagian daerah yang lebih kecil seperti distrik dan onderan (kecamatan). Gelar inilah yang menjadi cikal bakal Komando Teritorial yang pada saat ini dikenal dengan Komando Kewilayahan yang meru[pakan gelar kekuatan TNI AD.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Nomor Kep/8/II/1989 tanggal 23 Februari 1989 tentang organisasi dan tugas Pusdikter, maka disahkan berdirinya Pusdikter pada tanggal 4 April 1989 yang sekaligus menjadi Hari jadi Pusdikter.

Seloka Pusdikter “Viyata Satrya Nagara Bhakti” yang mengandung arti tempat mendidik prajurit sejati untuk berbakti kepada negara dan bangsa dalam mencapai cita-cita nasional.

Pusdikter selaku Lembaga Pendidikan sepesialisasi Teritorial mempunyai peran dan fungsi yang sangat menentukan dalam membentuk dan mengembangkan kualitas SDM agar memiliki sikap dan perilaku, ilmu pengetahuan, keterampilan dan jasmani yang samapta agar mampu melaksanakan tugas aparat teritorial sekaligus kader di satuan Kowil yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia

Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H.

Brigadir Jenderal TNI

Teddy Arifiyanto S, S.I.P., M.M., M.Han

Kolonel Inf