UPACARA BENDERA 17 JANUARI 2018

DSC_0787-1

Bertempat di Lapangan Upacara Pusdikter Pusterad Jalan Gadobangkong 146 Padalarang Bandung Barat, pada hari Rabu Tanggal 17 Januari 2018 dilaksanakan Upacara Bendera. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup)  pada Upacara Bendera adalah Komandan Pusdikter Pusterad  Kolonel Inf Rochadi dan diikuti oleh seluruh Organik baik Militer maupun Pns serta Siswa/Siswi SMK yang sedang melaksanakan PKL di Pusdikter Pusterad. Pada Upacara Bendera 17 Januari 2018 yang merupakan Upacara Bendera 17 an di awal tahun 2018 Irup membacakan amanat dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. Pada awal Amanat nya Panglima TNI mengucapkan Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Prajurit dan Pns TNI atas dedikasi dan semangat pengabdian, karena telah melewati tahun 2017 dengan sarat prestasi dan kinerja yang baik.

DSC_0791-1

Dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Irup, Panglima TNI menegaskan bahwa :

  1. Apa yang telah diperbuat dalam melakssnakan tugas bagi kepentingan TNI, bangsa dan Negara, merupakan wujud profesionalisme sebagai Darma Bhakti yang terbaik para Prajurit dan Pns TNI di tengah dinamika perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat dan sulit diprediksi.
  2. Kita harus mempertahankan dan meningkatkan prestasi kinerja optimal yang telah dicapai dan mendapatkan penilaian positif dari masyarakat.
  3. Pengendalian program dan anggaran sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat sasaran dan akuntabel mulai dari tahap perencanaan sampai pada tahap pelaksanaan guna mencapai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
  4. Hindari tindakan dan perilaku yang melanggar norma diluar kepatutan yang dilandasi disiplin, dedikasi dan semangat kerja yang tinggi menuju TNI yang professional, modern dan tangguh di tahun 2018.

Dalam amanat nya Panglima TNI juga menegaskan bahwa tahun 2018 ini adalah tahun Politik dengan diselenggarakannya Pilkada serentak di seluruh wilayah Indonesia yang menuntut Prajurit dan Pns TNI harus mampu menyikapi secara cerdas terhadap perkembangan lingkungan strategis, upaya adu domba, provokasi, penyalahgunaan medsos dan serangan Cyber dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju dan modern.

1

Di akhir amanat Panglima TNI memerintahkan dan memberikan penekanan kepada seluruh Prajurit dan Pns TNI yaitu                :

Pertama    : Untuk selalu tetap berpegang teguh pada komitmen Netralitas TNI dan menghindari sikap dan perilaku yang menjurus pada Politik Praktis.

Kedua            : TNI bersikap Netral dalam melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ketiga          : Kepada seluruh Komandan Satuan di jajaran TNI agar meletakkan kembali penguatan kualitas mental ideologi Prajurit TNI sebagai insane Prajurut sejati yang berakhlak mulia, setia, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Keempat      : Menyongsong tahun Poliktik ini pentingnya mewujudkan soliditas dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa bagi kepentingan integritas NKRI dan suksesnya penyelenggaraan pesta Demokrasi nasional Tahun 2018 dan 2019.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *